<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title><![CDATA[Penandatangan Faktur Pajak]]></title><description><![CDATA[<p dir="auto">Siapa yang bisa menjadi penandatangan Faktur Pajak dalam regulasi pajak dan bagaimana caranya di Coretax?</p>
]]></description><link>https://fordis.sadarpajak.com/topic/22/penandatangan-faktur-pajak</link><generator>RSS for Node</generator><lastBuildDate>Sun, 07 Jun 2026 11:21:41 GMT</lastBuildDate><atom:link href="https://fordis.sadarpajak.com/topic/22.rss" rel="self" type="application/rss+xml"/><pubDate>Tue, 04 Feb 2025 06:52:06 GMT</pubDate><ttl>60</ttl><item><title><![CDATA[Reply to Penandatangan Faktur Pajak on Tue, 04 Feb 2025 06:52:41 GMT]]></title><description><![CDATA[<p dir="auto">Yang menjadi penandatangan Faktur Pajak adalah:</p>
<p dir="auto">Nama PKP orang pribadi<br />
Pejabat/pegawai yang ditunjuk oleh PKP<br />
Hal ini diatur dalam Pasal 10 ayat (2) PER-03/PJ/2022 tentang Faktur Pajak.<br />
Agar dapat menjadi penandatangan di Coretax, berikut caranya:<br />
1️⃣ Pegawai/Pejabat dimaksud sudah bisa Login Coretax dengan NIK masing-masing.</p>
<p dir="auto">Untuk Wanita Kawin yang NPWP-nya gabung dengan suami, gunakan NIK istri (bukan NPWP/NIK suami).<br />
2️⃣ Tambahkan ke Pihak Terkait sebagai "Related Person".<br />
PIC melakukan impersonate sebagai PKP, lalu tambahkan data pegawai/pejabat tersebut di menu Pihak Terkait.<br />
3️⃣ Tetapkan role di "Wakil/Kuasa".<br />
Klik tombol "Tetapkan role" di baris nama pihak terkait, Pilih role "TAX INVOICE SIGNER" agar dapat menandatangani Faktur Pajak.<br />
Jika ingin pegawai tersebut membuat konsep Faktur, tetapkan juga sebagai "TAX INVOICE DRAFTER". Bila ingin diberikan role lain, sesuaikan sesuai kebutuhan.<br />
<img src="https://fordis.sadarpajak.com/assets/plugins/nodebb-plugin-emoji/emoji/android/1f4cb.png?v=91254b2e8a7" class="not-responsive emoji emoji-android emoji--clipboard" style="height:23px;width:auto;vertical-align:middle" title="📋" alt="📋" /> Catatan:</p>
<p dir="auto">PKP dapat menunjuk lebih dari 1 penandatangan (Pasal 10 ayat (3) PER-03).<br />
Untuk PKP Pemusatan (semua PKP saat ini di Coretax), pejabat/pegawai cabang yang sebelumnya menandatangani Faktur Pajak di cabang harus didaftarkan ulang sebagai penandatangan di Pusat jika tetap ditunjuk.<br />
Penunjukan ini dilakukan dengan menambahkan sebagai PIC TKU saat menambahkan/mengedit Tempat Kegiatan Usaha (TKU) tersebut di kolom "Tambah PIC Aktivitas NIK/NPWP Target" (bisa lebih dari 1 orang, dengan cara tab setelah mengisi NIK ybs), lalu tetapkan role yang dibutuhkan juga di Wakil/Kuasa Saya atas PIC TKU/Cabang tersebut.<br />
<img src="https://fordis.sadarpajak.com/assets/plugins/nodebb-plugin-emoji/emoji/android/1f4cc.png?v=91254b2e8a7" class="not-responsive emoji emoji-android emoji--pushpin" style="height:23px;width:auto;vertical-align:middle" title="📌" alt="📌" /> Dampak:<br />
1️⃣ Nama pejabat/pegawai yang menandatangani Faktur akan muncul pada QR Code Faktur Pajak.<br />
2️⃣ Pejabat/pegawai yang ditunjuk akan turut bertanggung jawab atas Faktur Pajak yang ditandatangani (traceability and accountability).</p>
]]></description><link>https://fordis.sadarpajak.com/post/40</link><guid isPermaLink="true">https://fordis.sadarpajak.com/post/40</guid><dc:creator><![CDATA[Helper]]></dc:creator><pubDate>Tue, 04 Feb 2025 06:52:41 GMT</pubDate></item></channel></rss>