<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title><![CDATA[apakah dicoretax masih bisa lapor PPN nihil dulu baru dibetulkan kemudian?]]></title><description><![CDATA[<p dir="auto">Apakah masih bisa melaporkan PPN Nihil pada tanggal 1, sementara Faktur Pajak baru dibuat pada tanggal 2 dan seterusnya? Apakah pembetulan SPT baru dapat dilakukan setelah rekanan melakukan pembayaran?</p>
]]></description><link>https://fordis.sadarpajak.com/topic/16/apakah-dicoretax-masih-bisa-lapor-ppn-nihil-dulu-baru-dibetulkan-kemudian</link><generator>RSS for Node</generator><lastBuildDate>Sun, 17 May 2026 17:27:13 GMT</lastBuildDate><atom:link href="https://fordis.sadarpajak.com/topic/16.rss" rel="self" type="application/rss+xml"/><pubDate>Tue, 04 Feb 2025 01:34:53 GMT</pubDate><ttl>60</ttl><item><title><![CDATA[Reply to apakah dicoretax masih bisa lapor PPN nihil dulu baru dibetulkan kemudian? on Tue, 04 Feb 2025 01:35:20 GMT]]></title><description><![CDATA[<p dir="auto">Di Coretax, SPT Masa PPN normal tidak dapat dibuat secara manual oleh Wajib Pajak. Sistem akan secara otomatis membuat SPT Masa PPN normal setiap tanggal 1 bulan berikutnya.</p>
<p dir="auto"><img src="https://fordis.sadarpajak.com/assets/plugins/nodebb-plugin-emoji/emoji/android/1f4cb.png?v=91254b2e8a7" class="not-responsive emoji emoji-android emoji--clipboard" style="height:23px;width:auto;vertical-align:middle" title="📋" alt="📋" /> Proses Pembuatan SPT Masa PPN Otomatis:</p>
<p dir="auto">Saat SPT Masa PPN terbuat otomatis, sistem akan menarik seluruh data Faktur Pajak yang diterbitkan di Masa Pajak terkait.<br />
Faktur Pajak untuk suatu Masa Pajak dapat diterbitkan hingga tanggal 15 bulan berikutnya dan masih dapat dilaporkan dalam SPT Masa PPN, baik dalam SPT normal maupun pembetulan.<br />
<img src="https://fordis.sadarpajak.com/assets/plugins/nodebb-plugin-emoji/emoji/android/2757.png?v=91254b2e8a7" class="not-responsive emoji emoji-android emoji--exclamation" style="height:23px;width:auto;vertical-align:middle" title="❗" alt="❗" />️ Catatan:<br />
SPT Masa PPN untuk suatu Masa Pajak tidak dapat disampaikan jika SPT Masa PPN untuk Masa Pajak sebelumnya belum disampaikan.</p>
<p dir="auto"><img src="https://fordis.sadarpajak.com/assets/plugins/nodebb-plugin-emoji/emoji/android/1f4cc.png?v=91254b2e8a7" class="not-responsive emoji emoji-android emoji--pushpin" style="height:23px;width:auto;vertical-align:middle" title="📌" alt="📌" /> Kesimpulan:</p>
<p dir="auto">Jika Faktur Pajak diterbitkan setelah tanggal 1, padahal SPT Masa PPN normal sudah dilaporkan pada tanggal 1, Wajib Pajak dapat melaporkannya dalam SPT Masa PPN pembetulan.<br />
Pembetulan tidak bergantung pada pembayaran oleh rekanan. Faktur Pajak yang diterbitkan dalam Masa Pajak terkait akan otomatis ditarik ke dalam SPT oleh sistem.<br />
<img src="https://fordis.sadarpajak.com/assets/plugins/nodebb-plugin-emoji/emoji/android/1f4dd.png?v=91254b2e8a7" class="not-responsive emoji emoji-android emoji--memo" style="height:23px;width:auto;vertical-align:middle" title="📝" alt="📝" /> Contoh:</p>
<p dir="auto">Jika Faktur Pajak untuk Masa Pajak Januari 2025 dibuat pada tanggal 2 Februari 2025, maka Faktur tersebut masih dapat dilaporkan dalam SPT Masa PPN Januari 2025 hingga batas approval (upload faktur) tanggal 15 Februari 2025</p>
]]></description><link>https://fordis.sadarpajak.com/post/29</link><guid isPermaLink="true">https://fordis.sadarpajak.com/post/29</guid><dc:creator><![CDATA[Helper]]></dc:creator><pubDate>Tue, 04 Feb 2025 01:35:20 GMT</pubDate></item></channel></rss>